Find us on : Facebook

MUSEUM TANTERI BALI

Banjar Simpangan, Desa Pejaten
Kecamatan Kediri, Tabanan
Bali 82171 Indonesia
Telp/Fax 62-361-831948
www.museumtanteribali.com
Article

AA Gde Rai, Ketua Baru HIMUSBA

Denpasar (Metrobali.com)
Keberadaan museum harus lebih diperdayakan. Baik dari sarana dan prasarananya seperti isi, koleksi juga segi pelayanan kepada para wisatawan, untuk lebih menunjang destinasi pariwisata di Bali. Itulah setidaknya pesan dan kesan dari Kadisbud Bali, Ketut Suastika mewakili Gubernur Bali Mangku Pastika dalam pengarahannya pada acara Musyawarah Kerja Daerah, Pemilihan Ketua Baru Himpunan Museum Bali (HIMUSBA) periode 2011 – 2016 di kantor Kebudayaan Bali, Senin ( 21/1).

Lebih jauh disampaikan pula bahwa gubernur sangat menghargai kepengurusan HIMUSBA selama ini. ” Dari kiprahnya, museum mulai banyak dikunjujungi oleh para wisatawan, ” selanya.

Harapan kedepan bagi ketua baru dengan kepengurusannya, bisa lebih aktif berperan serta untuk bisa lebih memajukan peran museum baik sebagai bahan revensi, pengetahuan, juga sebagai tempat wisata yang tidak kalah dengan lainnya. Untuk itulah kalau masih ada kekurangan, pakailah itu sebagai hikmah, perbaikan untuk ke depannya, yang sudah baik akan lebih dipacu lebih baik lagi, Yang pasti pemerintah daerah akan selalu ikut mendukung kemajuan museum, ” himbaunya.

Nah, dari musyawarah daerah pemilihan ketua baru HIMUSBA periode 2011 – 2016, akhirnya secara aklamasi, disetujui ketua baru adalah AA Gde Rai, dari museum Arma, untuk perioe 2012 – 2017 menggantikan ketua lama Nyoman Gunarsa yang menjabat ketua sejak 2006 -2011. ” Saya sebenarnya sudah harus diganti sejak 2011, namun karena banyak kendala yang ada hingga saya sampai tahun 2012, bahkan awal 2013 ini, masih menjabat, ” ungkapnya.

Pada laporan pertanggungjabawan ketua lama, antara lain dari program –program memajukan museum yang telah dilakukan. Dari skala pertemuan antar museum membahas berbagai hal demi kemajuan museum, menata desain isi museum supaya lebih menarik pengunjung dan sebagainya. ” Masukan saya kedepan, ada museum award, sebagai media kompetisi sehat antar museum, yang arahnya sebagai peningkatan masing masing museum,” urai sang maestro satu itu.

Sementara ketua terpilih AA Gde Rai pada intinya mengatakan bahwa keberadaan museum sangat penting dalam ikut melestarikan seni budaya, yang pada muaranya untuk ikut memperkokoh jati diri bangsa. Selanjutnya ialah sebagai tujuan wisata, yang lebih jauhnya adalah juga pemasukan devisa.” Untuk itu maka museum sudah sepantasnya harus dioptimalkan, sebagai satu destinasi pariwisata baik dalam skala lokal maupun internasional,” imbuhnya.

Ditambahkan museum di Bali pada awalnya baru ada sekitar 12 museum hingga kini ada 33 museum, namun diakui kondisinya tidak semua bagus. ” Museum yang bagus ya, cuma ada di Denpasar dan Gianyar, sedang diluar daerah itu kondisinya masih perlu ditata,dipromosikan bersama, dan ini tugas Himusba kedepan,” ucapnya.

Ya, Bali sendiri sebagai destinasi utama pariwisata, tentunya sangat mendukung akan keberadaan museum bila kemudian museum tesebut bisa diperdayakan secara optimal tentunya dengan dukungan semua pihak terkait. Inilah tantangan khusus ketua baru HIMUSBA Bali bersama jajarannya.

Museum Tanteri Bali 2015 - all right reserved.